Selasa, 14 Januari 2014

#1Hari1Ayat : 5 Tipe Wanita dalam Al-Qur'an (Hindun - Tipe wanita penghasut, tukang fitnah, dan biang gosip)



Setelah Asiyah istri Fir’aun yang dikategorikan dalam tipe Wanita Pejuang, tipe wanita selanjutnya yang disebut dalam Al-Qur’an adalah :

“Tipe wanita penghasut, tukang fitnah, dan biang gosip.

Tipe ini diwakili oleh Hindun, istri Abu Lahab dimana Al-Quran menjulukinya sebagai “pembawa kayu bakar” alias penyebar fitnah. Dalam istilah sekarang, wanita penyiram bensin yang bisa membakar siapa saja dengan ucapannya. seperti yang tercantum dalam QS. Al-Lahab : 1-5
   
 

 
 

 
“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya ia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Demikian pula istrinya, pembawa kayu bakar yang di lehernya ada tali dari sabut.” 
QS. Al-Lahab: 1-5

Abu Lahab adalah Paman Rasulullah SAW yang sangat menentang, memusuhi, menghasut bahkan berniat mencelakakan Nabi dan seluruh pengikutnya dengan berbagai cara untuk merendahkan Agama Islam.

Dikisahkan dalam surat Al-Lahab bagaimana Ia dan Istrinya Hindun bahu membahu menentang dan mencaci maki Rasulullah SAW serta menghasut para pengikut Nabi supaya mereka jangan mengikuti ajarannya, selain itu mereka juga selalu menghalang-halangi dakwah Nabi yang ingin menegakkan Agama Islam di Mekkah.

Hindun, Istri Abu Lahab juga menghalang-halangi Islam dengan menyebarkan duri-duri di tempat yang akan dilalui Rasulullah SAW, menyebarkan fitnah dan isu yang awalnya biasa menjadi luar biasa ketika diucapkannya, serta terus melakukan kezaliman terhadap para pengikut Nabi. Namun usaha mereka percuma dan sia-sia belaka, bahkan  harta, pangkat, kedudukan yang dibanggakannya pun tidak berarti apa-apa karena kelak Abu Lahab dan istrinya akan disiksa dengan api neraka yang sangat panas.
 
Pelajaran yang dapat kita ambil dari kejadian ini adalah : betapa meruginya bila kita menghabiskan waktu kita dengan hanya menggosipkan atau mengunjingkan keburukan dan kekurangan orang lain. Banyak hal lain yang lebih bermanfaat dan bermakna yang dapat kita lakukan. Semoga kita semua terhindar dari api neraka yang sangat pedih. Aamiin…


Word : 280


Tidak ada komentar:

Posting Komentar