Selasa, 17 Desember 2013

#Day-8 : Surat Cinta untuk Sang Hujan



Dear Hujan…
Tahukah kau impian yang sangat ingin aku wujudkan? “Menyusuri setiap sudut dan sepanjang jalan kenangan yang pernah kita lalui sembari bergandengan tangan dan saling menatap dengan mesra ditemani cucu-cucu  yang manis dan cantik”. Aku membayangkan celoteh dan tingkah polah wajah-wajah kecil itu karena ingin mendengar cerita kita dimasa lalu. Kau pun akan terus menggodaku dengan kelucuan, keanehan dan spontanitas yang pernah mengiringi sepanjang perjalanan kenangan itu, dulu.

Aku mungkin sudah tak lagi muda dan cantik, aku akan menangis dengan manja karena sudah tak bisa melayanimu dengan baik, namun kau akan memelukku dan membesarkan hatiku bahwa hanya akulah perempuan tercantik didunia ini bahkan tangan rentamu dengan sigap akan mengusap airmata yang mengalir dipipi tirusku. 

Dear hujan…
Rumah mungil yang dikelilingi bunga-bunga nan cantik dan buah-buahan yang ditanam dengan tanganmu sendiri akan menjadi saksi bisu betapa bahagianya kita menikmati hidup ditemani anak-anak yang lucu dan jenius sepertimu. Aku akan menemani hari-harimu sambil terus menulis dan menulis agar semua orang tahu betapa bahagianya kita dan akan diingat dengan sangat baik oleh orang-orang terdekat kita.. Aku akan mengabadikan cerita antara aku, kau dan anak-anak yang kita miliki. 



Dear Hujan…
Melewati hari tua bersamamu adalah impianku. Aku ingin menangis dan tertawa bersamamu, aku ingin berbagi suka dan duka disepanjang perjalanan hidup kita. Andai impian itu terwujud, akulah manusia paling bahagia didunia ini. Semoga impian ini akan benar-benar terwujud suatu hari nanti dan bukan hanya angan semata. I Wish......



 





4 komentar:

  1. melewati hari tua bersamamu.. sederhana tapi nyesss :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mimpi semua orang ya, mbak.....hehehe....Semoga terwujud, aamiin.....:)

      Hapus
  2. manis bangettt surat cintanya :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayak gula ya, ran...heheheee.......

      Hapus