Jumat, 15 Februari 2013

VALENTINE KU DULU DAN KINI


Dulu,
Ada perasaan bahagia dan menyenangkan ketika menunggu Februari tiba, Februari  yang slalu digambarkan dengan bulan penuh kasih sayang, bulan yang berbalut kebahagiaan, bulan yang selalu bernuansa keromantisan. Demikian pun aku yang tak pernah ketinggalan menunggu dan ingin merasakan sesuatu dengan perasaan yang tak bisa tergambarkan, merencanakan apa yang akan dilakukan atau dengan gembiranya berburu kartu-kartu cantik versi Valentine Day yang akan diberikan pada yang terkasih, atau kesana kemari mencari hadiah teristimewa untuk orang teristimewa. Mungkin dengan darah muda yang aku punya, aku masih belum mengerti makna hari kasih sayang  yang sesungguhnya, apa dan bagaimana. Hanya yang aku tau, dihari itu semua orang akan menunjukkan betapa besar kasih sayang mereka kepada seseorang.
Dulu,
bersama orang-orang terkasih yang silih berganti hadir mengisi hatiku, tlah memberikan aku begitu banyak kenangan dengan perasaan yang berbeda dan dengan nuansa yang berbeda pula, saat itu betapa aku merasa orang paling bahagia didunia dengan limpahan kasih sayang dan perhatian yang trus aku dapatkan. Aku dengan mimpi dan harapan telah menggantungkan hidupku pada Valentine yang kulihat dan kurasa, walau masih tanpa mengerti makna yang sesungguhnya, meski setelahnya akan ada pengabaian yang menyakitkan, namun tetap saja berharap pada tahun demi tahun di februari nya. 

dulu,
Dengan memuja hari yang tersakralkan itu, aku menghabiskan waktu tanpa pernah berfikir tentang apa yang akan terjadi setelahnya, nyatakah yang akan aku dapatkan kelak?? sama sekali tak pernah terlintas bahwa satu hari yang selalu aku tunggu untuk mengungkapkan rasa sayang itu hanya akan menjadi kenangan yang takkan mungkin dapat ku kenang bersama lagi. Setangkai mawar merah yang dihias dan dibalut dengan indah, masih tersimpan rapi di kotak tempat aku menyimpan kenangan demi kenangan. sepanjang jalan yang terlalui masih menjadi tempat aku mengenang setiap detik yang dihabiskan bersama. Mimpiku bahwa valentine selanjutnya akan ada dan akan trus terlimpahkan ungkapan kasih sayang hanya mimpi demi mimpi yang kumimpikan….,, hingga waktu menghapus seluruh ingatanku tentang satu hari yang tak ingin lagi kutunggu…..
Kini,
Setelah sekian waktu yang terlewati, aku tak pernah lagi mengingat dan menikmati atau mencoba mencari makna yang tersirat lagi. bahkan tak pernah berniat untuk mencoba menikmatinya lagi. Untuk apa??? kasih sayang yang dulu ku maknai dengan dangkal telah membuka mata dan hati tentang makna kasih sayang itu sendiri. Harapan tak lagi kugantungkan pada Valentine Day yang hanya tersakralkan, karna bagiku kini sudah tak bermakna lagi!!!
Fase demi fase kehidupan telah kulalui, dengan rasa yang berbeda, dan kini aku menemukan makna kasih sayang tersendiri tanpa harus menunggu Februari tiba. Mungkin juga karna cara berfikir dan bacaan yang jadi referensi yang telah membuka cakrawala berfikir primitifku dulu hingga akhirnya aku menemukan makna yang sesungguhnya….. 


Dan satu yang kutegaskan setelahnya “AKU TAK MERAYAKAN VALENTINE DAY” Maaf…..!!!!


3 komentar:

  1. ijin berbagi kata motivasi yaa
    " janganlah kau buat kekeliruan sebagai sesuatu alasan, dikarenakan semestinya ia jadi motivasimu tuk terus mengambil langkah ke depan"
    thx :)

    BalasHapus